Curhat Islami

Assalammu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Forum Curhat Islami untuk siapa saja yang membutuhkannya terutama untuk rekan-rekan muslim (TKI, mahasiswa,dll) yang sedang berada di Taiwan. Kami menjamin kerahasiaan identitas saudara. Forum Curhat Islami ini akan diasuh oleh Ustadz Muchammad Nabil Haroen ( Penasihat PCI NU dan pengurus Pondok Pesantren Lirboyo).  Selain itu, Forum Curhat Islami juga akan menampilkan Rubrik Islami kerjasama antara majalah INTAI (Taiwan) dan PCI NU Taiwan yang diasuh oleh Rais Syuriah PCI NU Taiwan Bapak Bambang Dwiantoro. Selain menyampaikan pertanyaan saudara disini, saudara juga bisa mengirimkan email ke pcinutaiwan@gmail.com dan pertanyaan saudara akan kami posting disini https://pcinutaiwan.wordpress.com/category/curhat-islami/ dan dijawab langsung oleh Beliau. Semoga bermanfaat.

Wassalam

24 thoughts on “Curhat Islami

  1. Assalammu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

    pak ustad, saya sering dengar pada setiap ceramah kita sering mendengarkan ayat-ayat atau pemukaan dalam bahasa arab pada saat pembukaan ceramah . di sini saya mohon bantuan pak ustad untuk mencarikan hal tersebut untuk saya pelajari .
    jazakumulloh khoiron kasyiro
    wassalammu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

  2. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mas Lutfi, kata-kata dalam bahasa Arab yang sering ada di awal ceramah atau pidato sebenarnya hanyalah ungkapan syukur dan pujian salawat kepada Rasulullah saw. dalam bahasa Arab. Kemudian biasanya ditambah dengan ayat-ayat al Quran untuk mengingatkan sesama. Semisal, kita mengambil ayat 286 dalam surat al Baqarah, yang kurang lebih artinya begini, “Allah tidak membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya.” Kita menggunakan ayat ini misalnya dalam kondisi banyaknya musibah yang melanda. Sehingga orangpun bisa tabah dan mengerti bahwa cobaan yang diberikan oleh Allah pasti mampu dilewati oleh hamba-hambaNya.

    Sebenarnya begini Mas Lutfi, untuk menambah pembukaan dalam pidato atau ceramah tidak harus dengan bahasa Arab. Tanpa bahasa Arab pun tidak masalah, yang terpenting adalah kita benar-benar bersyukur kepada Allah dan bersalawat kepada Rasulullah saw. Hal ini justru lebih baik daripada menggunakan bahasa Arab tapi tidak benar-benar bersyukur.

    Seperti yang kita tahu, bahasa Arab memiliki banyak keutamaan. Selain sebagai salah satu bahasa tertua di dunia, bahasa Arab adalah bahasa para nabi dan penghuni surga. Bahkan Allah pun menurunkan al Quran dalam bahasa Arab. Seperti firman Allah,
    “Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” QS. Yusuf, (12:2).
    Sungguh berbahagia jika kita bisa menyampaikan mukaddimah (pembukaan) dengan bahasa Arab dan mengimplementasikan maknanya.

    Cukup jelas Mas Lutfi? Semoga bermanfaat.
    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  3. assalamualaikum wr.wb
    saya nisha dari banda aceh ingin bertanya Bagaimanakah hukum membuat skripsi (calo Skripsi) menurut pandangan islam (haram, syubhat atau halal) karena disini sedang marak terjadi.
    tolong jawabannya saya sangat membutuhkannya…
    terimakasihh

  4. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bapak ustad yg saya hormati,saya minta penjelasan tentang hukumnya arak yg di campur dlm masakan,krn yg saya tau meminum arak hukumnya haram baik sedikit ataupun banyak,tp di sini hampir stiap masakan di bumbui dg arak sebagai penyedap.
    Atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih
    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  5. saya seorang tki ,sebagai seorang pelaut , mau tanya ,saya sudah berkeluarga yang mana dalam keluarga hubungan suami istri sangat di butuhkan ,dan sbgai tki waktu 2 tahun bkan waktu yg sebentar,kalau kita mau jajan atau beli udah jelas itu berdosa apalagi hubungan di taiwan tmpa di ikat suatu perkawinan,yang saya mau tanyakan gimana kalu melakukan onani karena say ga mau menghianati istri gimana itu hukumnya

    • Jawaban:
      Mas Harto yang jujur,

      Onani adalah suatu perbuatan yang dipandang sebagai dosa juga di sisi Islam. Imam as-Shafie dan Imam Malik, apabila ditanya mengenai hukum onani, mereka mengharamkan perbuatan tersebut.

      Akan tetapi sebagian ahli fiqh berpendapat bahwa onani dibolehkan jikalau seseorang itu menghadapi puncak syahwat dan dia berkeyakinan bahwa onani dapat meredakan syahwatnya dan dapat pula menghalangi dirinya daripada terjerumus ke dalam sesuatu yang lebih besar mudaratnya seperti zina atau pelacuran. Kebolehan ini bukanlah bertujuan menghalalkan perbuatan onani tetapi ini adalah didasarkan kepada kaedah usul fiqh yang menyatakan: Dibolehkan melakukan bahaya yang lebih ringan supaya dapat dihindari bahaya yang lebih berat.

      Namun demikian, sebelum saudara mengikuti kebolehan melakukan onani dalam saat-saat tertentu, saudara seharusnya mencari alternatif lainnya seperti banyak berpuasa, banyak berzikir mengingati Allah Ta’ala atau dengan menyibukkan diri dengan perkara-perkara kebajikan.

    • Assalamualaikum wr.wb.saya mau minta pendapat nich…………..di tempt aku bekerja g ad warung indo dan kami kalau mau makan yang ada warung taiwan walaupun g makan babi tapi maskan orang sini kan campur aduk ,satu lagi kami kan dapat uang mkn dari majikan tapi karena ingin ngirit buat beli pulsa kami sering masak di kapal itupun harus tampa sepengetahuan majkan karena pakai barang di kapal,itu boleh ap g dan ap hukumnya

      PCI NU Taiwan menjawab:
      Waalaikumsalam,

      1. Makan di warung Taiwan; kalau saudara tahu makanan/masakan disitu bercampur dengan babi (baik dagingnya atau cara memasaknya), maka makanan tersebut haram dan harus dihindari. Silakan mencari warung Taiwan yang menjual vegetarian atau memasak sendiri akan lebih baik.

      2. Memasak sendiri baik di darat maupun di kapal memang dianjurkan selama tinggal di Taiwan. Akan tetapi bila cara memasaknya dengan memakai barang curian atau memakai barang orang lain tanpa ijin maka juga berdosa. Jadi, silakan menjelaskan dan meminta ijin dulu ke majikan, alasan saudara memasak makanan di kapal, insya Alloh pasti diijinkan.

      Wassalam,

  6. Assalamualikum………… Pak usddat saya mau tanya waktu bulan puasa alhamdulillah saya dapt berpuasa dan ketika majikan tanya saya jawab kalau sekarang orang indo lagi lagi pai pai [maklum kami jarang yang bs bhasa sini] g makan sehari dan majikan mau mengerti, tp pas mau berlayar sang majikan melarang nya dengan alasan saya takut mati karena g makan dan harus mengeluarkan biaya mahal jika saya mati,kalau saya jawab g ada orang mati karena puasa tentunya sang majikan g akan mengerti atau percaya,terus gmana hukumnya Pak usdat

  7. mohon diperhatikan pada kolom pci link NU terjadi pembobolan situs dan diarahkan ke situs porno mohon segera ditindak lanjuti terimaksih

  8. mohon diperhatikan pada kolom pci link NU terjadi pembobolan situs dan diarahkan ke situs porno mohon segera ditindak lanjuti terimaksih
    Reply

  9. Assalamu ‘alaikum wr. wb.

    Saya mau nanya: Apakah kita bisa mewakilkan / mengqodho puasa untuk orang lain….?? kalau bisa bagaimana caranya & apakah ada dalil – dalilnya ( ayat2 atau hadits2 ) tentang tatacara mewakilkan qodho puasa untuk orang lain & syarat – syarat orang yang boleh di wakilkan qodho puasanya…??. Terimakasih.

    Wassalamu alaikum wr.wb.

  10. assalamualaikum;wr.wb
    ibu saya seorang mualaf,karena banyak masalah sehingga ibu saya tidak mengakui islam.tetapi menurut tetangga waktu ibu saya sekaratul maut ia sempat mengucapkan dua kalimatsyahadat.
    dan waktu meniggal ia dimakamkan secara tionghua karna diurus sama papa dan bibi yang bukan islam.
    pertanyaan; bagaimana hukum dan status ibu saya,apakah ia masih tetap muslim ataubukan? karena,selama ini setiap 1 tahun dua kali saya mengirimkan uang untuk sembayang secara tionghua….
    mohon diberi jawaban, terimakasih

    • wa’alaikumussalaam wr wb,
      mbak Yolanda yang semoga dirahmati ALLAH SWT.
      Awalnya ibu anda muallaf, lalu kemudian tidak mengakui Islam yang anda maksud “murtad” lagi??
      lalu kemudian diakhir hayatnya (pas sakarotul maut) sempat mengucap kalimat syahadat, itu perlu dipastikan.
      Jika memang sebelum sakarotul maut sempat syahadat (kembali ke Islam, mudah-mudahan ALLAH SWT menerima taubatnya), maka berarti Ibu anda memang telah Islam lagi. Dan layak mendapat kiriman do’a anda. Lalu ketika pemakaman, kerena tidak ada yang mengurusi (terpaksa dimakamkan secara tionghoa), maka semoga ALLAH SWT juga memaafkan, kesalahan itu. Dan Jika anda ingin berbuat baik kepada ibu anda, anda harus berusaha men-STOP dukungan biaya anda untuk almarhumah, karena biaya yang anda kirimkan untuk sembayang dengan cara tionghoa itu “TIDAK AKAN BERNILAI DISISI ALLAH SWT”. langkah terbaik adalah menggantikannya dengan berbuat shodaqoh kepada anak yatim, fakir miskin (dari kaum kerabat, kalo ada kerabat yang masih fakir/miskin), untuk membangun masjid, madrasah dll. InsyaAllah itu akan lebih berguna bagi Ibu anda almarhumah.
      Jika anda tidak bisa men-stop kiriman uang tersebut secara langsung, bisa dengan cara bertahap dengan mengatakan perkataan yang baik kepada keluarga (mungkin alasan uangnya kurang atau digunakan untuk membiayai yang lain atau apapun lah alasannya saya kira anda lebih tahu).
      Semoga ALLAH memberikan hidayah kepada anda dan keluarga Anda.
      Wallahu a’lamu bish-showab.

  11. assalamu’alaikum paa Ustad< sbentar lagi saya mau nikah, mohon doa nya Pa…..Pa saya mau bertanya ttg pernikahan, Bapak, kenapa saya merasa bapak saya memberatkan soal pernikahan saya dalam hal surat perwalian, bapak saya berkata kepada saya bahwa surat perwalianakan diberikan langsung oleh bapak saya pas hari H saya menikah, tapi kayim setempat meminta surat itu ada seminggu sebelum hari pernikahan, bapak saya beralasan , beliau sudah kenal dengan kayim, dan surat itu sebagai tanda bukti bahwa bapak saya adalah wali yang syah. karena sejak lahir hingga skg saya di asuh oleh Pak dhe saya< saya bingung Pa Ustad…..

    • wa’alaikumussalaam wr wb, amiin, semoga dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah.
      kadangkala memang ortu punya pertimbangan lain yang barangkali berbeda dengan kita. Karena anda telah memilih jodoh anda sendiri, maka anda harus bersabar. Soal perwalian, apakah bapak anda memberikan haknya kepada pakdhe (kakak kandungnya bapak anda)?? kalo iya berarti hak sebagai wali ditangan pakdhe anda, dan tidak perlu meminta surat wali ke bapak. tapi untuk menjaga kehormatan ortu, sebaiknya tetap meminta restu dari bapak kandung anda. ucapkan kata-kata yang santun dan baik kepada bapak anda. InsyaAllah pernikahan anda akan membahagiakan dunia akhirat.
      Selamat menempuh hidup baru.
      Wallahu a’lamu bish-showab
      Wassalam,
      Sigit Tri W.

      • amin…………….< Pa Ustadz saya takut sama bapak kandung saya…………, saya tinggal dari bayi telah sama pa dhe(kakak kandung ibu saya)

    • Assalamualaikum, Adapun hukum onani itu HARAM, Sebaiknya lebih baik digunakan untuk membaca Al-qur’an beserta maknanya, mendengarkan pengajian, mendengarkan lantunan AlQur’an, dan hal2 positif lainnya, Insya ALLOH kita akan terhindar dari hal keji tersebut dan kita akan mendapatkan pahala yang sangat besar.

  12. Ass

    Maaf pak Ustadz,,, mengganggu waktu…

    Saya Arga, dari sulawesi barat,,, mau minta saran dan masukan dari pak ustadz,,, mengenai rmah tangga saya…

    Saya bingung pak ustadz,,, keputusan apa yg harus saya ambil,,, saya punya istri yg sama sekali tidak pernah menghargai saya atau mendengar kata2 saya,,, istri saya selalu saja berbuat seenak dan sesuka hatix,,, itu membuat saya sering makan hati sendiri pak ustadz,,, dan kadang kala iblis mengacau di fikiran saya,,, tapi saat itu juga saya langsung berfikir soal anak saya,,, bagaimana nasib anak saya kedepannya…

    Saya mohon pak ustadz,,, tolong bantu kasih saya solusi… Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s