Dialog Fiqh Islam Bersama KH. Prof. M. Ali Aziz

DIALOG FIQIH ISLAM BERSAMA KH. PROF. M. ALI AZIS

Pada tanggal 4 Juli 2010 bertempat di Conference Hall kampus National Taiwan University of Technology (NTUST), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Taiwan menyelenggarakan acara Pengajian dan Dialog Fiqih Islam bersama penulis buku “Solusi Ibadah di Taiwan”, KH. Prof. M. Ali Azis. Mulai pukul 09.00, BMI dan mahasiswa mulai berdatangan di tempat acara. Sebelum memasuki ruangan, pegunjung bisa melihat bazaar yang digelar di area pintu masuk. Pada pukul 10.30 pengajian dibuka dengan bacaan kitab suci Al Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi dari PCI NU Taiwan, disusul dengan tampilan rebana dari APIT (Asosiasi Pekerja Indonesia di Taiwan), kemudian rebana dari MTYT (Majelis Ta’lim Yasin Taipei).

Setelah disuguhi tampilan rebana, jamaah yang hadir menyaksikan  pemutaran film “Ketika Cinta Bertasbih 2”. Akan tetapi film tidak bisa ditonton sampai selesai karena padatnya acara. Berikutnya adalah tampilan rebana dari Taichung. Kemudian acara di break sementara untuk istirahat sholat Dhuhur dan makan siang.

Acara dibuka kembali pukul 13.30 yg diawali dengan shalawat Nabi, dilanjutkan dengan pembacaan Al Qur’an. Berikutnya adalah sambutan-sambutan, mulai dari Ketua Panitia/Ketua PCI NU Ibu Tarbiyatun Nafiah, kemudian Bpk. Ramli H.S selaku perwakilan KDEI, dan Rais Syuriah PCI NU Bpk Bambang Arip Dwiyantoro.

Tibalah acara yang dinanti yaitu ceramah agama oleh KH. Prof. M. Ali Aziz. Beliau menerangkan tentang kalimat toyyibah, subhanalloh walhamdulillah walailaahaillallah wallahu akbar. Dimana inti dari kalimat tersebut diantaranya bahwa apapun yang kita lakukan harus diniatkan ibadah kepada Alloh, baik kita bekerja ataupun sedang belajar di Taiwan. Meski kita di Taiwan, tidak menghalangi kita untuk beribadah, karena di situlah letak ujian kita, apakah kita mampu untuk tetap istiqomah.

Selanjutnya memasuki sesi dialog, beberapa pertanyaan yang diutarakan merupakan masalah kebanyakan BMI di Taiwan, dan hamper sama dengan apa yang sudah terangkum dalam buku “Solusi ibadah di Taiwan”. Salah satunya adalah tentang cara menunaikan sholat. Ustad Ali, sapaan beliau, menekankan bahwa Islam adalah agama yang mudah, jadi harus diupayakan bagaimanapun caranya, sholat harus tetap ditunaikan. Ada juga yang bertanya mengenai masalah sehari-hari, seperti masalah hutang piutang

Di akhir acara, bagi pengunjung yang sudah memiliki buku bisa meminta tanda tangan KH. Prof.  M. Ali Azis dan ada juga yang memanfaatkan kesempatan untuk foto bersama beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s