PCI NU Ngaji Ilmu bersama Pelaut di Tongkang

PCI NU sebagai salah satu perwakilan organisasi masyarakat Islam Indonesia di Taiwan dari tahun ke tahun semakin menunjukkan eksistensinya. Pada hari Sabtu 8 Mei 2010 yang lalu, jajaran Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Taiwan mengadakan silahturohmi ke Forum Silahturohmi Pelaut Indonesia (FOSPI) di Tongkang-Pingtung. FOSPI ini berada di sebelah ujung selatan wilayah Taiwan, kurang lebih 250 km dari kota Taipei yang ada di ujung utara Taiwan. Silahturohmi PCI NU kali ini bertujuan untuk membuka/mengaktifkan kegiatan “Ngaji Ilmu” bersama pelaut. Ngaji Ilmu adalah suatu kegiatan rutin, dimana berisi pengajian maupun ceramah baik tentang ilmu agama dan pengetahuan lainnya, selain itu juga akan diisi dengan berbagai pelatihan kewirausahaan. Ngaji Ilmu ini akan dilaksanakan setiap malam minggu ke-1 dan ke-3 di Musholla An Nur Tongkang (sebuah rumah yang dijadikan Musholla dan kantor FOSPI).

Hadir dalam rombongan silahturohmi adalah Bambang Arip Dwiyantoro (Rais Syuriyah PCI NU), Hilmiyah Alsayidi (Wakil Rais), Tun Sriana (Sekjend), DR. Dedy Zulhidayat, Ely Susanto, Bintang, dan Arya Yuliartha bersama keluarga. Begitu sampai di lokasi, rombongan disambut dengan hangat oleh rekan-rekan FOSPI, dan langsung diminta untuk menyantap makanan hasil tangkapannya yang telah disediakan. Saat kita menginjakkan kaki masuk ke dalam Musholla An Nur, ternyata di dalam banyak jamaah yang menggunakan waktu antara sholat Magrib dan Isya untuk membaca Al Quran dan belajar Iqro, sehingga suasananya benar-benar seperti di Musholla kampung Indonesia pada umumnya.

Setelah selesai melaksanakan sholat Isya’ berjamaah, maka dimulailah acara Ngaji Ilmu pada malam itu. Acara dimulai dengan melantunkan kalimat Thoyibah yang dipimpin oleh Ramdan AlSyiraj (Rano), yang juga Ketua FOSPI. Lantunan kalimat thoyibah tersebut diikuti oleh seluruh jamaah, dan bergetarlah hati ini mengikuti dan mendengarkannya. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina FOSPI yaitu Ustad Muksin. Beliau menceritakan tentang berdirinya Forum Silahturohmi Pelaut Indonesia (FOSPI) dan kegiatannya selama ini, diantaranya kegiatan rutin Yasinan di dermaga pelabuhan setiap malam jum’at kliwon dan belajar Iqro di Musholla An Nur setiap malam hari, dimana tidak kurang 50-an jamaah memenuhi Mushola setiap harinya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua FOSPI, “Kami sangat berterima kasih kepada pengurus PCI NU Taiwan dan rombongan yang telah menyempatkan datang ke Tongkang, dan bersedia untuk membina FOSPI”, ujar Ramdan. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rais Syuriah PCI NU Taiwan, yang memberi motivasi kepada rekan-rekan pelaut agar senantiasa belajar dan beribadah, meskipun tinggal di Taiwan. “Saya terenyuh dan bangga sekali terhadap semangat rekan-rekan pelaut, yang mana ditengah-tengah kesibukan bekerja masih menyempatkan diri untuk beribadah dan belajar di Mushola ini”, kata Bambang. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa PCI NU Taiwan akan menyemarakkan kegiatan Ngaji Ilmu di FOSPI Tongkang ini dengan cara mendatangkan pembicara/ustad untuk mengisi acara tersebut. PCI NU juga mendukung penuh rencana rekan-rekan FOSPI untuk mendirikan Masjid permanen di daerah Tongkang, diantaranya PCI NU akan mengaktifkan Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) NU di Taiwan dan akan memberikan proposal pembanguan Masjid ke berbagai instansi/pengusaha.

Setelah acara sambutan selesai, masuk pada acara yang dinanti yaitu pengajian yang disampaikan oleh Ustad DR. Dedy Zulhidayat (dosen ITS Surabaya yang baru saja menyelesaikan studinya di NTUST Taiwan). Materi yang disampaikan adalah terkait dengan Tauhid/keimanan kepada Alloh SWT. Diantaranya beliau menerangkan bagaimana cara menjaga dan mempertahankan keimanan kita selama berada di Taiwan yang penduduknya mayoritas non muslim. Dan beliau juga menharapkan agar kita selalu istiqomah dalam melakukan amalan-amalan ibadah.  Sebelum tausyiah berakhir, beliau memimpin dan menyaksikan pengucapan kalimat syahadat dari seorang wanita Indonesia keturunan Cina yang menjadi mualaf (masuk agama Islam).

Akhirnya acara Ngaji Ilmu malam itu ditutup dengan diskusi tentang ketenagakerjaan khususnya bagi pelaut bersama rekan-rekan yang lain. Bagi pembaca yang tertarik dan ingin ikut menyemarakan kegiatan Ngaji Ilmu, dipersilakan datang ke Musholla An Nur Tongkang.[PCI NU Taiwan]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s