Izin 22 Pengerah TKI Dicabut

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mulai bertindak tegas terhadap Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang melanggar aturan. Sebagai hukuman, Kemenakertrans telah mencabut surat izin pengerahan (SIP) 22 pengerah jasa TKI.

‘Ini menjadi peringatan bagi PPTKIS yang kerap melanggar. Jangan sampai hal ini terulang. Kasihan TKI yang bekerja keras. Karena itu, kalau terjadi sesuatu yang merugikan TKI, PPTKIS harus bertanggung jawab,” ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar setelah melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kemenakertrans kemarin (4/3).

Muhaimin mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang dilakukan PPTKIS sehingga patut dikenai sanksi. Di antaranya, menempatkan calon TKI tanpa melalui pelatihan 200 jam, memiliki tempat penampungan yang tidak layak, menyalahgunakan izin, dan terindikasi menipu calon TKI.

”Bahkan, ada juga PPTKIS yang terang-terangan melanggar pasal 13 UU No 39/2004. Mereka tidak memenuhi kewajiban menyetorkan deposito Rp 500 juta sebagai bentuk pertanggungjawaban jika kemungkinan terjadi pelanggaran,” kata mantan wakil ketua DPR tersebut.

Menakertrans mengatakan, selama ini banyak TKI mengeluh karena merasa dirugikan dan mengalami kejadian buruk selama di negara penempatan. Hal itu ditengarai karena kelalaian PPTKIS. Karena itu, pengawasan terhadap mereka akan ditingkatkan. ”Jangan hanya pemerintah yang dituntut memberikan perlindungan terhadap TKI. Pelaksana penempatan, yaitu PPTKIS, juga wajib,” katanya.

Sumber : http://www.jawapos.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s