Pelatihan Biogas dan Bioetanol

Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Taipei, Taiwan, dilatih keterampilan membuat biogas dari kotoran sapi dan bioethanol dari singkong, Ahad (25 Januari 2009). Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dikemas dalam acara workshop PCI-NU 2009.  

Peluang dan potensi PCI-NU Taiwan cukup besar untuk dikembangkan memandangkan dari segi jumlah orang Indonesia yang berada di Taiwan, sebagian besarnya adalah warga nahdliyyin, terang Ketua Tanfidziyyah PCINU Taiwan, Edi Sunaedi di sela-sela pelatihan di areal masjid kecil, Taipei, Ahad siang (25/01). Menurut Edi Sunaedi, pesatnya peningkatan jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan pribadi dan keluarga TKI di Indonesia. Melalui PELATIHAN PEMBUATAN BIOGAS, BIOETHANOL, DAN BIODIESEL dalam skala rumah tangga, diharapkan dapat mencetuskan ide-ide kreatif untuk berwirausaha dan selanjutnya membuka peluang kerja di dalam negeri, Indonesia. “Dan pada akhirnya, tidak perlu lagi ke Taiwan sebagai buruh, “ jelasnya.

Peserta pelatihan berjumlah 35 orang, yang sebagian besar adalah TKI pria. Dalam pelatihan pembuatan biogas, pupuk organik, dan bioetanol kemarin, langsung dipandu oleh Rais Syuriah PCINU, Dr Setiyo Gunawan, yang juga seorang dosen dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Gunawan, saat pemberian pelatihan mengemukakan, pihaknya bersedia membimbing dan mendampingi segala kebutuhan masyarakat di bidang bioenerji (biogas, bioetanol dan biodiesel), terutama yang terkait dengan pelatihan keterampilan.
“Silakan manfaatkan kami. Kami sangat berterima kasih bila ada yang bekerja sama dengan kami,” tutur Gunawan, yang saat ini sedang bekerja sebagai peneliti (post doctoral) di National Taiwan University of Science and Technology (Taiwan Tech), Taipei, Taiwan.

Ia berharap agar pelatihan tersebut dapat dipraktikkan kelak di Indonesia. Sebab, salah satu indikasi keberhasilan pelatihan adalah peserta dapat mempraktekkan ilmunya. “Minimal untuk dirinya sendiri. Syukur-syukur kalau bisa dikomersilkan. Bahan bakunya juga gampang. Asal ada kemauan, Insyaallah pasti bisa,” terang Gunawan.
 
 
 
 
 
 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s